June

June…
Untuk bahagia kita tahu tak butuh alasan apapun, tetapi selalu ada hal-hal di luar kendali kita yang tau-tau membuat kita tersenyum kepada entah, dan saat itu kepala berbicara bahwa kita sedang bahagia.

Aku tak terkecuali.

Dia – juga, menjadi alasan bahagiaku. Dari banyak titipan Tuhan untukku.

Rinduku #2

Aku selalu bertanya, bagaimana jika kurindukanmu begitu banyak seperti ini. Haruskah ku mengatakannya atau seperti kata mereka, sebut saja di doa-doamu.

“Aku merindukanmu” aku ingin kau tahu itu. Setidaknya kau tahu ada perempuan yang jatuh rindunya bagai gugur daun, yang walau ingin ia tahan daun akan tetap jatuh. Iya, merindumu itu seperti takdir bagiku.

Lalu kamu, apakah tak merindukanku?

Rinduku

Bahkan ketika rindu ini melempar-lemparku di tak tentu arah dan meski masih begitu terasa getaran di sekujurku demi merasakan kekecewaanmu.

Aku sungguh merasa malu untuk datang dan mengusikmu lagi.

Lantas apa yang harus ku lakukan? Belum lagi waktu berputar seharinya..

Tapi rinduku telah membunuhku..