Aku (harus) Baik-baik saja

Aku mempercayaimu, maka jalan manapun yang kini kau tempuh. Aku yakin adalah hal yang baik, percayalah padaku untukmu aku akan baik-baik saja, bahkan jika aku tak bisa melakukannya aku akan memastikan aku akan nampak baik-baik saja di hadapanmu.

Tak perlu cemas jika sesekali aku datang mengoyahkanmu, itu hanyalah saat-saat di mana rindu benar menghimpit dadaku. Namun sungguh aku telah berusaha lebih keras menahan diriku. Jadi tetaplah seperti itu lihatlah aku sebagai bayang-bayang saja. Berhentilah berkorban hanya demi menjaga perasaanku, aku, meskipun telah banyak usaha kulakukan agar kau tinggal di hidupku, bagiku memilikimu tapi harus melelahkanmu itu akan lebih melukaiku.

Iya, pergilah dan tinggalkanlah semua beban itu dipundakku. Bukankah inilah saatnya aku yang berkorban? 

Bahagialah, cukup itu dan aku akan (harus) bahagia :’)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s