Bila

Mungkin dugaku saja, atau kecemasanku yang berlebih. Aku merasa kau sedang membuat jarak denganku. Jangan pernah pergi dan menjadi asing, mungkin dengan itu kau akan melupakanku dengan mudah, namun bagaimana denganku?

——

Bila ingin memintaku berhenti, pintalah. Jika yang kau cemas hatiku akan terluka, bukankah akan selalu seperti itu? Kepergian akan selalu menyisakan kesedihan terdalam di hati orang yang paling mencintai?

Tapi tahukah ada luka yang teramat pedih lebih dari tak di cintaimu adalah — dicintai karena iba

Ada sakit yang teramat perih lebih dari tak di cintaimu adalah — aku bahagia sendiri dalam ketaknyamananmu denganku

Dan sakit itu semakin memerih, saat aku merasa sudah melampaui batasku — saat aku selalu memaksamu untuk ADA untukku

Harusnya katakan sesuatu padaku, agar keras kepalaku tahu bagaimana cara untuk menyerah. Agar aku tak melulu memaksamu.

Iya, bila ingin menjauh dan memintaku pergi, katakanlah. Seseorang yang benar-benar mencintaimu dia akan kau temui dalam sebenar-benarnya  meng-IKHLAS-kan cintanya :’)

—-

Maaf untuk tak bisa membaca apa yang ada dibenakmu. Hingga menutup mataku, lalu tak pernah ingin menyerah. Mianheyo:’)

Iklan

Satu pemikiran pada “Bila

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s