Pada Ketabahanmu

Aku sungguh bersyukur memilikimu sebagai sahabat, banyak hal-hal di luar diriku yang ku pelajari darimu. Kebaikan hati, kesabaran, dan selalu memberi tanpa berharap apapun. Sungguh aku mencintaimu karena Allaah, dan kau tahu itu bukan?

Hari ini, lagi, Allah begitu menyayangimu dengan ujian kepergian bapakmu. Aku tahu, kau tak menginginkan apapun melainkan doa untuk menghantar kepergian beliau, pun ku tahu di sana air matamu akan kau sembunyikan dalam diammu sendiri. Ah kau, setabah itulah kau yang ku tahu.

Dan ironis, bahwa aku tak bisa melakukan apapun di atas ketabahanmu di bandingku. Yang ku bisa hanya merangkulmu dalam doaku, yang pun patah-patah.

Allah mencintaimu teramat sangat, semoga kelak tak ada balasan terindah melainkan kau dipertemuakan  dengan ibu bapakmu di jannahNya.

Dan akhirnya tak ada pemberian terbaik untuk mereka berdua, melainkan doamu, anak mereka yang sholehah :'(

***
Ah, sahabat. Aku, takkan pernah setabahmu

Memikirkan ini, entah apakah kelak aku akan sekuatmu — Mungkin tidak :'(

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s