Langkahmu –

Meski tidak lagi atau tlah sebisamu mengabaikanku dengan tak harus ku rasakan sakitnya. Mungkin kau kira ku tak lagi peka, saat bagaimana begitu hati-hati kau menjauhiku.

Tidak, aku hanya tak ingin menahanmu begitu keras sedang kakimu begitu jelas ingin secepatnya berlari menjauh dariku. Biar bila nanti kau benar-benar meninggalkanku, tak ada lagi pasung rasa bersalah dan belas kasihan padaku yang membuatmu kembali ada hanya untuk menyeka airmataku. Kau harus bahagia, tidak dengan memikul beban perasaan yang bukan inginmu.

Jika cinta harus mempertahankan, apakah lagi yang bisa menahanmu? Aku begitu merasakan bagaimana rasa tak nyamanmu lagi padaku, bagaimana setiap kali kita bertukar kata dan begitu kurasakan kau memohon padaku untuk menyudahinya. Kini, aku, yang kukira bisa membuatmu nyaman, tak lain hanyalah kerikil yang melukai langkahmu, bukan?

Namun percayakah kau padaku? bukan ku ingin menjadi bebanmu, tidak juga menjadi kerikil tajam di jalanmu. Hingga terus mencari banyak peruntungan di malam-malammu, mengusikmu dan menghabiskan waktumu. Tetapi, sebesar apapun aku melawan diriku untuk merahasiakan cintaku, rindu selalu menang selangkah dariku.

Maka untukku, semoga kau lebih bersabar. Namun jika kau tlah begitu lelah, tetap abaikanlah aku. Hapus rasa iba mu padaku, sebab tak ada rasa yang lebih menyedihkan dari mencintaimu, selain ketika kau di sisiku tapi tak bahagia –

***
Cinta bukanlah bagaimana satu pihak menemukan, tetapi bagaimana dua pihak saling menemukan..

Iklan

4 pemikiran pada “Langkahmu –

  1. memang cinta itu manis klo kita bisa menyikapi klo cinta itu suatu anugrah,dan cinta tak bisa di miliki karna cinta bisa berubah setiap saat,kalau ingin cintanya utuh untuk anda cintai dulu yang menciptakan cinta.

  2. betul sekali kalau pengen orang yang kita cinta bahagia. kita harus merelakan apa yang dia pilih dan dia cinta. walaupun berujung menyakitkan buat kita asalkan dia bahagia kita juga akan ikut bahagia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s