Perempuan Pemimpi –

Dekat saja, tapi seperti jauh. Hatimu
Terasa ada, tapi seperti tiada. Cintamu

Ah sesungguhnya…
Bukannya jauh, bukan juga tiada
Aku hanya  sering mengira kebaikanmu
adalah hatimu yang mencintaiku

Aku sering lupa,
Hatimu memang hati yang baik kepada siapapun..

Maka semestinya, aku cukup tahu diri
Untuk tidak begitu bermimpi 

Hingga bila lagi, aku merasa “besar rasa”
Tolong bangunkanku dari khayalku..

***
Karena jangka waktu dan sebesar apapun berusaha – Mungkin cinta bukanlah hal yang bisa di paksakan. Bukan?

At my room, saat aku berharap ada sela malam yang memberiku sedikit saja rasa nyenyak. :'(

Iklan

Satu pemikiran pada “Perempuan Pemimpi –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s