Sakitmu, serupa Cemasku

Tidak ku nafikkan rasa yakin yang timbul tenggelam lebih cenderung membawaku, di titik aku melihat diriku yang bukan sesiapa bagimu. Di sesaat ketika aku melangkah terlalu jauh dari tempatku, yang setelah itu aku akan merasa ada hatimu yang tak nyaman karenaku.

Satu hal yang tak ku sukai dari lakuku, adalah menerka-nerka apa isi di kepalamu, bahkan di saat aku tidak sedang menatap matamu. Bagaimana mungkin aku bisa menggambarkan semua apa yang kau fikirkan dikepalamu, dengan sekedar tebakanku saja? Lakuku ini bukankah hal yang begitu menyebalkan? Berkali aku belajar untuk tidak melukai diriku sendiri dengan dugaku. Tapi hidup yang kadang hanya sekedar harapan itu yang selalu membuka pintu untuk ku melihat kenyataan tentang cinta yang bukan aku. Yang pada akhirnya aku sering menampik, bahwa harapan itu masih ada.

Iya hatiku ini, hati yang kerdil. Hati yang terlihat tegar namun rapuh. Yang hanya bisa bersembunyi di balik kepasrahanku demi tak terlalu sakit terjatuh, bila harus terjatuh kelak.

Hal kedua yang tak kusukai dari sikapku, bahwa betapa aku tak bisa menutupi kecemasanku pada yang kucintai, pun padamu. Kadang bahkan terlampau berlebih. Pun di saat ini, sikap ini membuatku lupa. Aku bukan sesiapa bagimu.  Dan akhirnya membuatmu tak nyaman. Namun sungguh di sebalik itu, aku telah berusaha sebisaku untuk bersikap biasa saja, namun cemasku terlampau hingga akhirnya aku begitu berlebih.

Terka dan cemas ku ini seperti dua sisi yang membuatku bersalah namun tak peduli, merasa bersedih tapi tak bisa apa-apa. Merasa semua tak lagi jadi masalah entah tak di cintaimu, entah tak bisa menjadi sesiapamu, entah apapun itu. Aku hanya ingin kau baik-baik saja, kau sehat-sehat saja dan bahagia. Itu saja.

***
Kuharap sungguh bisa membahagiakanmu. Tapi apatah, aku bahkan bukan tempat nyaman untuk kau bagi sakitmu. Please, cepat sembuh yaaa :’)

***

Dear pembaca…
Bukan ingin membagi kesedihan, hanya saja kepalaku tak cukup tampung untuk tak menuliskannya.. Happy Ramadhan all :’*

#MenulisdiRamadhan #4Ramadhan

Iklan

Satu pemikiran pada “Sakitmu, serupa Cemasku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s