Rindu #30HariMenulisSuratCinta

Kepadamu, perasaan rinduku…

Halo, kenal baik denganku bukan? Tentu.
Kita sungguh telah menjadi satu bagian yang sama,
Beberapa tahun terakhirpun kita semakin rumit

Kedatanganmu yang tiba-tiba bahkan sering mengacaukan perasaanku
sebaliknya kadang perasaanku, membuatmu datang tak henti bak bah
Namun tak terpungkiri kita dua padu yang bahagia teramat, bukan?

Untuk itu, rindu..
Terimakasih karena terus bertahan melewatinya.
Bahkan di saat cintaku begitu putus asa,
Selalu kamu yang datang memberi cahaya di gelap harapanku
Maaf pun untuk pilu yang ku tawarkan terus-menerus
Bahkan di saat dia tak mungkin membalaskanmu.
Selalu kau menggenggam rasaku, yakinkanku untuk terus berlari padanya.
Untuk hal-hal sedemikian rumitnya terimakasih dan sungguh maafkanlah..
Aku, mungkin akan selalu sekacau itu..

Rindu..
Untuk perasaan kita yang tak berbalas kabar baik
Biarkanlah doa kita menghambur bahagia padanya..
Kelak, sampai pun tidak kamu padanya..
Cukuplah doa itu, sebagai bahagia yang tak habis untuk kita
Kita, bukankah sebahagia sebagaimana dia berbahagia..? :’)

Terakhir, duhai Rindu..
Satu hal kupinta,
Bilapun beribu pedih terasa padamu
Jika kau ingin menangis, menangislah :’)

***
Surat Untuk “Perasaan Rinduku” #30HariMenulisSuratCinta #Day12

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s