Teruntukmu #30HariMenulisSuratCinta

Teruntukmu lelaki, pemeran utama di sebanyak aksaraku…
Sebabnya jujur aku selalu berharap kau membaca apa yang ada di hatiku, setidaknya mengertii perasaanku. Tapi ‘mata’, satu-satunya pintu membaca hati bahkan tak pernah kita sitatapkan, lalu manakah mungkin aku berharap sejauh itu?

Teruntukmu pemeran utama di banyak aksaraku, mus…
Sudah lama aku tak berkirim surat bukan? meski begitu aku tak akan berbasa-basi menanyai kabarmu, aku percaya bahwa kamu baik-baik saja bahkan lebih bak dari yang mungkin terlihat sesiapapun di sekitarmu. Karenanya hal itu pulalah yang begitu melegakanku di jarak yang membentang kita.

Mungkin akan terasa lucu untuk menulis surat yang tak pernah kusampaikan secara langsung padamu, ini semisal berbicara sendiri atau mungkin semacam curhat colongan bukan? hmmm kata mereka sih itulah yang dinamakan surat kaleng :D
Maka kali ini sungguh aku akan sangat berterimakasih pada @poscinta, yang memberiku ruang memposkan suratku padamu. Walau lagi, kenyataannya tetap saja ku tuliskan tanpa beralamatkanmu. no mention :p

Kring kring…
Uppps sekarang jam sudah menunjukkan pukul 15:24 WIB, mungkin surat hari ini sekedar itu dulu. Semoga gak telat di pos-in dan semoga sampai kepadamu ;)

#30harimenulissuratcinta #Day5 #latejoin

Iklan

4 pemikiran pada “Teruntukmu #30HariMenulisSuratCinta

  1. Haha..menulis surat kaleng..tapi perasaan berharap tersampaikan..pada akhirnya surat kaleng satu bentuk untuk menghibur diri kita sendiri dan melegakan perasaan sendiri..ditunggu surat2 selanjutnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s