Rinduku Di Rinai Hujan

Sedemikian banyak rindu yang tak tuntas oleh percakapan beku, dan jatuhnya rinai hujan di dinding hatiku, semakin meluruhkan derai rinduku akhir-akhir ini. Dan, kini aku harus saling menebak dengan waktu, tentang akan bagaimana aku, jika ternyata kaulah alasan jantungku mendetak lebih dari biasa?

Kau, kini aku saling berkejar dengan rintik hujan, mencari tahu tentang siapa yang lebih mencuri perhatinmu —

Iklan

3 pemikiran pada “Rinduku Di Rinai Hujan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s