Secarik kekata, kamu #2

Perihal: Menitip rindu
Kepadamu yang menetap di ruang tertentu hatiku, Mus

Hai, bagaimana liburanmu? Masihkah kamu di sana? Hmm pasti menyenangkan bukan untuk beberapa waktu melepas rindu di kampung halaman? Bertemu dengan orang-orang yang dicintai, berbagi cerita dan memastikan saling tahu bahwa keadaan baik-baik saja. Ah tentu menyenangkan, karena akan selalu begitu keluarga adalah rumah ternyaman untuk pulang.

Sebenarnya ingin menyapamu langsung untuk melepas rindu, tanpa harus melalui surat yang mungkin takkan kau baca ini, tapi mengingat kamu sedang menghabiskan waktu dengan keluargamu, maka aku mengurungkannya. Tak mengapa, rindu, bukankah selalu punya cara-cara tuk di tunaikan? dan kali ini, melalui surat ini. ;D

Hikhuk aku ini rindu. Aiihh betulan ini rindu, mana lagi saat tahu kamu di sana, rindu itu makin berlipat. Merindukanmu, juga merindukan tempat kelahiranku. Hahaha jadi ngayal kelak kamu aku akan menjadi kita, di sana, di kampung halamanmu, di tempat pun ku di lahirkan. ahh semoga di amin-kan oleh penghuni langit yak. Aamiin:D

Inginnya, menulis banyak hal di surat ini, tapi tahulah aku. Meski jutaan cerita ingin ku ceritakan, ribuan tanya yang ingin aku ajukan. Selalu terhenti pada percakapan sederhana saja, cinta sehebat itu membuatku kelu. Namun doaku tak akan kelu menulis namamu, semoga kamu selalu di beri kesehatan dan sampai di tujuan ke mana pun kau tuju. :*

***
Nb: Dari banyak cara rindu di tunaikan, Mus. Adakah doamu sama dengan doaku, kelak dan sesegera mungkin rindu itu tunai oleh pertemuan? Jika iya, maka amin-kan lah doa ku, dan pada apapun doamu akan ku amin-kan :’)

Iklan

2 pemikiran pada “Secarik kekata, kamu #2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s