Hanya di Rumah ini

Hanya di rumah ini tawaku lepas, renyah tanpa beban. Hanya di rumah ini tangisku menetes, sesap tanpa ragu .

Tak ada yang bisa di sembunyikan mataku pada kesedihan apapun di rumah ini, segalanya lepas gelak pada tawa yang tak pura-pura. Tak ada juga yang dapat dikhianati air mata, ia akan jatuh menetes tandas pada satu tangisan.
Hanya di rumah ini. Iya, hanya di rumah ini akan kau dapati diriku yang utuh tanpa kepura-puraan.

Hanya di rumah ini, kelak ku ingin kan ada seseorang yang melepas tawa dan tangĂ­snya bersamaku juga tanpa pura-pura. Pura-pura bahagia, pura-pura tak terluka.

Hanya di rumah, tempat ayah ibuku, menyebutku kesayangan. Di rumah ini, yang ku sebut syurgaku…

Rumahku, syurgaku..

Iklan

2 pemikiran pada “Hanya di Rumah ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s