Aku Pulang – Aku Kembali

Aku kembali lagi – pulang dengan kaki tanpa alas, tertatih dan sedikit malu menjejak di pelataran rumah kecil ini. Mencoba kembali berbalik, melihat di saat kufikir takkan ada hari ini, ketika kuputuskan mengubur harapan demi tak menggali luka terlalu dalam. Mungkin seperti itulah, terlalu sakit pun terlalu bahagia selalu membuat ‘keterlaluan-keterlaluan”, semisal keterburu-buruan yang tak terkontrol.
Dan nyatanya kini aku pulang…
Iya aku kembali..
Kembali pulang untuk menuliskan segala sakit, segala bahagiaku.
Ahh bodoh memang! Sakit itu nyaris memitalku dalam putus asa, memblok semua harapanku, dan sukses membuatku memutuskan untuk tak kembali di istana kecil hatiku ini.
Tapi ajaibnya, sakit itu juga yang membuatku harus pulang, kembali menuliskan rasa di dalam dadaku, mencurahkan segala pedihku, sebab kusadari air mataku tak pernah cukup menjadi rumah bagi lukaku.
Aku kembali, dan kupinta maaf untuk kepulangan ini..
Sungguh bukan ingin membagi sakit, tapi dengan sebesar upayaku tlah kusederhanakan segala sakitku, menyembunyikannya di sudut hati yang tak siapapun bisa mendapatnya, agar cukup aku yang merasakannya. Tidak untuknya atau untuk siapapun.
Sekali lagi maaf untuk sekembaliku..
Barangkali takkan menyenangkan, tapi mana tahu bisa menyembuhkanku. Menyembuhkan luka, bagi siapapun yang menyadari bahwa mereka tak sendiri..
Ada aku, dan aku aku yang lain – yang juga terluka…

Di awal september (semoga) ceria
Dengan segala doa
“aku”

Iklan

Satu pemikiran pada “Aku Pulang – Aku Kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s