Kabung Asa

“Helaan nafas semakin panjang, menyadari segala yang dulu ada akhirnya akan hilang jua. Kedatangan mungkin akan selalu begitu mengajarkan kepada kita rasa dari kepergian

Saat ini, aku bahkan tak bisa menebak sedalam apa luka yang aku rasakan. Setiap waktu yang kulihat didiriku hanyalah kekosongan, kehampaan dari rasa sakit yang menohok begitu pedih di rongga hatiku. Begitupun, kepercayaan dari segala kenyataan yang tlah terjadi tak mampu dicerna akal sehatku, jiwaku benar-benar terhempas di lorong yang tak berujung. Aku sungguh tersesat, aku mati!
Sering ku bisikkan di batinku, aku baik-baik saja! Tetapi lahirku nyaris tak pernah mampu meyakinkan fikirku untuk tak menderaikan air mataku. Ada apa dengan kenyataan ini? ia membuat logika dan perasaanku hancur menjadi kepingan tak berbentuk.
Namun lingkar waktu yang membawaku hingga ketitik ini tak pernah membuatku menyesal. Darinya aku tlah banyak belajar. Kesabaran itu tak di ukur dari seberapa lama atau setianya aku menunggu. Lebih dari itu aku tlah belajar, mengikhlaskan itu seperti apa. Ia bukan tentang aku tak harus menangis, bukan juga tentang aku harus tersenyum. Tapi tentang bagaimana melepaskan demi sebuah kebaikan dan kebahagian dari tetakdir yang seharusnya. Sebab pada akhirnya hanya titah cinta dari Tuhan yang berlaku. Mencintai karenaNya, harusnya melepaskan juga karenaNya.

*berkabung asa
H + 10

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Satu pemikiran pada “Kabung Asa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s