Tak Pernah Bisa

Sudah sejauh mana kita saling mendekap hingga aku begitu sulit melepasmu. Harusnya jarak yang jauh dan waktu yang begitu lambat mempertemukan kitaadalah alasan kuat agar ku tak mematuk terlalu lama di kediamanmu. Namun seperti automatic outlock, aku tak lagi bisa keluar dari rasa ini.
Ia telah mengunci rapat sisi hatiku yang tlah ku khususkan untukmu.
Apakah kau akan memahami ini atau tidak, aku tak tak begitu berharap. Sebab bukankah yang kita tahu ada tiadamu hanyalah raga bagiku. Jika kau tak ingin hidup dalam cintaku, cukuplah dengan hatiiku aku akan mencintaimu.

M♥A

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

4 pemikiran pada “Tak Pernah Bisa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s