Jika

Jika pada akhirnya cintamu bukan untukku, dan kehidupan harus berulang kembali aku tak akan pernah menyesal untuk mencintaimu, sekali lagi~

Mungkin aku tak tahu bagaimana baiknya mencintaimu. Aku pun tak tahu bagaimana semestinya ku ekspresikan rinduku agar tak mengusikmu, yang aku tahu hanya bagaimana agar aku bisa membahagiakanmu semampuku. Tapi aku lupa, tentang cinta tak selalu aku pemerannya. Kau pun ada, kau memiliki hati dan pilihan sendiri. Sebagaimana bahagia yang ku maksud tak selalu menjadi bahagiamu, harusnya aku tahu itu. Pada awalnya, ku fikir membahagiakanmu adalah hal yang mudah saja, semudah aku menyusun namamu di benakku setiap hari. Namun kenyataan bahwa aku tak bisa berhenti mencintaimu, membuatku tak bisa melihat seperti apa mau mu, seperti apa bahagia yang kau inginkan. Dengan seenak hati aku membuat skenarioku sendiri, menyalahkanmu atas pengorbanan hatiku yang menurut ukurku telah begitu besar. Dan terus merasa luka sebab kediamananmu. Ahh naifnya aku, bagaimana mungkin kupaksakan sgalanya sesuai tolak ukurku. Jika kini akhirnya pelan dan pasti kau berlahan menjauhiku, kurasa itu hal wajar. Manakah mungkin egoku akan membuatmu mempertahankanku.
Mungkin benar, aku takkan mungkin bisa membahagiakanmu, pun membahagiakan diriku sendiri aku takbisa…
Hanya betapa harus kau tahu, tak pernah akan ku sesali mencintaimu, bahkan ketika kau tak lagi ingin hadir di hidupku..
Sekali aku mencintaimu..
Seterusnya akan seperti itu….

M♥A

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

2 pemikiran pada “Jika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s