Luka ini, ku kepingkan

WOW amazinglah duapekan terakhir ini, semuanya serasa seperti di sinetron-sinetron. Betapa tidak hal tidak masuk akal ini benar-benar menguras tenaga dan fikiranku. Mungkin tak perlu kuceritakan apa yang telah terjadi. Tapi ini membuat seorang yang menurutku begitu sabar akhirnya rapuh juga. Iya, dia kakak perempuanku yang sudah 7 tahun terakhir ini menemani hari-hari ku di kota Daeng, ia yang dulu begitu kuat kini nampak begitu rapuh. Entah ku akui ujian kali ini sungguh begitu berat, namun ajaibnya di saat seperti itu aku merasa harus menjadi lebih kuat dan tegar. Dan aku melakukan itu ! Tak ada air mata, apatalagi keluhan yang menjadi ciri khasku, aku berdiri kokoh seolah-olah mengatakan kepada kakak, “Ini akan indah kak, kakak harus kuat, kita bisa melalui semua ini meski hanya berdua. Ia kita pasti bisa kak!”
Dan hari ini, walau semuanya belum berakhir, rasanya tak lagi seperti di awalnya, luka itu tlah ku biasakan. Tak nampak terjadi apa-apa, walau faktanya fisikku berkata lain, bobot badan menurun pun siklus tak lagi teratur. Sampai sejauh ini mempengaruhi kondisiku? Hmm harusnya itu tak terjadi bila aku memang kuat. Benar, aku masih serapuh dulu ~

Ya Allaah, hanya kuatkanku..
Jadikan ini pelajaran paling berharga di hidupku..
Hidupkan selalu harapan di hatiku..
Dan jadikanku ahli syukur atas tetakdirmu..
Yang penuh rahasia ini…
Allaah, dalam sakitku. Sehatkanlah hatiku..

Iklan

5 pemikiran pada “Luka ini, ku kepingkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s