Merelakannya; Hal baikkah untuknya?

Dear Pemilik Cinta..
Kekasih yang tak pernah mengabaikan..
Kekasih yang tak pilih kasih...

Ya Allaah…
Tentangnya, cukup sudah ya Allah..
Aku akan belajar merelakan, seseorang yang aku tahu bukanlah untukku..
Bukanku bermaksud menyerah, lalu menetapkan takdirku sendiri, tentang dia yang mustahil akan hadir di dalam hidupku..
Namun duhai Rabb akan seberapa lama membuat seseorang tak nyaman akan kehadiranku? Cukuplah pengabaian ini sebagai isyarat yang harus aku fahami.
Aku hanyalah tak lebih dari pengusik saja..
Ya Rabb, hanya Engkau yang tahu betapa tulus ku peruntukkan cinta ini, hanya Engkau yang tahu.. Bahkan ketika ku memutuskan tuk ikhlaskannya meski harus ku sakiti jiwaku sendiri…
Ya Allaah, jagalah dia dalam penjagaan terbaikMU. Ku sadari mimpi dan harapanku dulu, tentang cita untuk membahagikannya tak mungkin ku wujudkan dalam nyata seperti skenario manis yang telah kurancang dalam benakku. Tapi aku percaya Rabb, meski tanganku tak mungkin menggapainya. Ke RahimanMu lah yang kuasa di baliknya. Bahagiakan dia ya Rabb.. Seperti Engkau bahagiakanku dengan perasaan jatuh cinta padanya. Bahagiakan dia dengan cinta yang mendebarkan namun ku mohon padaMU, jangan biarkan cintanya terabaikan, aku tak ingin dia merasakan kelelahan seperti ini, aku terlalu mencintainya untuk harus tahu dia akan terluka.
Ya Allaah, satu pinta dari pinta yang ku begitu memohon. Jangan pernah biarkan aku menjadi kenangan indah ataupun buruk baginya. Aku tak ingin menjadi kenangan apapun yang akan melukainya. Cukup biarkan hatinya melupakanku, tak mengapa ya Allah.. :’)

Ahh ya Allaah, aku begitu lelah..
Biar ku istirahatkan raga ini…
Ini sungguh meletihkanku…
Benar-benar membuatku tak berdaya..
Aku terlalu merindukannya, dan rasanya tak bisa tuk ku tanggung sendiri..
Dekaplah aku ya Rabb, seerat-eratnya..
Jangan lepaskanku..
Hingga ku harus kufur akan nikmat-nikmatMU..
Baikkan syukurku agar segala sakit sebab cinta ini, membuatku tetap berdiri tegap di atas kakiku..
Allaah.. Ku selipkan satu asa…
Untuk sekali saja..
Hadirkanlah dia hanya untukku..
Bahkan jika, sekali itu hanya untuk memintaku pergi..

Di terik mentari, di kota Daeng
-A-

Iklan

2 pemikiran pada “Merelakannya; Hal baikkah untuknya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s