Di Hatimu, Rumah Tempat Berkunjung

Mungkin tak terhingga lagi jumlah kesekian kali ku kunjungi waktu..
Di sebuah lini, tempatku tampung segala kecemasan dan kerinduan..
Di sanalah sering ku dengarkan ada derap-derap langkahmu; sesekali terhenti, terdiam, menghilang lalu kembali lagi..
Sebenarnya aku tak pernah benar-benar menemuimu, aku hanya mengunjungimu dari kejauhan..
Melihat laku, gerak dan segala aksara yang tertoreh oleh ragamu..
Berharap ketika ku lengah, kau akan lakukan hal sama, mencariku di ketidaktahuanku..
Hingga sering, aku ingin di detik tertentu matamu tertumpu di mataku, mata kita saling temu..
Lalu dengan sekejap detak jantung kita akan saling bercerita, tentang rasa yang tersembunyi..
Tapi seperti dulu kubilang, tiap ku ingin menjatuhkan titik mata di matamu. Ku hanya menyaksikan, tatapan sepi di mataku sendiri..
Merasakan detak sesak jantungku sendiri. Aku takut, sinar mataku tak mampu berimu cahaya dan detak jantungku tak bisa ciptakanmu nada berirama. Seperti selaksa terang di mata bidadari Atau seperti alunan musik pada puisi..
Sebab tahukah..
Bila bidadara bumi sepertimu hanyalah pemilik bidadari jelita..
Dan AKU..
Kamu tahu, hanya perempuan biasa. Yang memcintaimu dengan LUAR BIASA :)

Kunjunganku, di rumahmu..
Di Mayamu, yang semakin menjauh..
“Aku, penantimu”

Posted from WordPress for BlackBerry.

Iklan

Satu pemikiran pada “Di Hatimu, Rumah Tempat Berkunjung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s