Tweet Desember • @reeadzkya

Sebab aku mencintamu, jangan tanyakan
mengapa. Rasaku mengarahkanku padamu… ~ree

Tak bisa kuteladani sebuah petuah tentang
cinta sederhana itu. Cintaku mungkin terlalu
besar. Bukan berlebih. :’) ~ ree

Mungkin nalar cintamu tak bisa mengikuti arah cintaku. Maaf, tapi mungkin inilah yang kusebut cinta. Tak pernah bisa kusederhanakan ;’) ~ ree

Aku rela menjadi tanah bagimu yang
hujan, ketimbang menjadi bumi bagimu yang
matahari. :’) ~ ree

Semenjak hatiku berhenti di kamu, tak ada yang kulihat selain kamu. Butakah cintaku,
sedang hatiku terus saja melihatmu :’) ~ ree

Bukan karena terlalu mudah ku umbar
cintaku padamu. Namun andai kau ingin,
cobalah menjadi aku. Agar kau mengerti,
mengapa. :’) ~ ree

Duhai yang Maha Cinta, sebesar apapun cintaku pada hamba lelakimu. Teguhkan niat tulusku karenaMu, lalu mudahkanlah urusan hatiku :’) ~ ree

Di tiga akhir tahun yang sama. Pada asa yang sama, pada nama yang sama. Asa tahunbaru ku tetap sama, kamu ~ ree

Kekasih, jika hanya doa pelipur rinduku saat jarak memisahkan waktu. Bolehkah namaku kau tuliskan dalam doamu ~ ree

kesabaran itu sesuatu yang tanpa batas & sebuah kesungguhan yang tak pernah putus. Itulah mengapa perempuanmu ini, memilih bertahan. Memilih untuk setia ~ ree

-me-
Penulis kata untuk kekasih mymrM..
Di 140 huruf, di sejuta doa, di tak terhingga cinta. Hati. ♥

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan

2 pemikiran pada “Tweet Desember • @reeadzkya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s