Rindu, sebatas doa

Apakah ini rindu, atau doa-doamu yang bermain mata dengan doaku.Sungguh menjelagaku dalam khusyuknya…
Membuai satu persatu keyakinanku. Menodahkan debaran tanpa helaan nafas, sesak.
Menjatuhkan asa, lalu menghempas lepas terlalu tinggi..
Sudah. Hentikan ilusi ini, nyatanya air mata tetap menganak sungai…
Dan takkan pernah bisa tenangkan gemuruh kesakitan tersebab cinta yang tak bertuan..
Sedang sgala yang menjadi doa, hanya akan sebatas doa..
Hingga rindu, selamanya akan menjadi luka bagi doa-doa yang tak pernah searah pada batasannya…
Rindu ini, sebatas doa..
Sepanjang asa..
Takkan sampai tanpa cinta..
Aku bukan takut akan luka..
Hanya takut harapanku bukan citanya..
Bukan bahagianya….

-me-
Di belukar kata

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan

3 pemikiran pada “Rindu, sebatas doa

  1. Sungguh luar biasa, sebuah catatan yang sarat dengan penuh makna, semoga saja kerinduan itu segera terobati dan tak lagi menjadi luka…
    Salam kenal penuh erat dariku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s