Jika Bertahan Punya Tak Terhingga Alasan

Tak sedang mempertanyakan pengorbanan, hanya cinta meminta diperhatikan…
Tak sedang menuntut kehadiran, hanya mencoba menuang rindu dalam jejak aksaraku..Tak sedang memaksa kesegeraan, hanya tak pernah tahu harus bagaimana menjaga rasa yang belum saatnya…
Iya, meski aku merasa tak sedang berbuat apa-apa….
Sebenarnya, jauh di batas asaku…
Cinta sedang mereka sendiri skenarionya…
Maka walau ku tahan…
Ia takkan pernah bisa tertahan..
Dan walau bila kubiarkan…
Pada akhirnya rasa itu datang begitu saja…
Sebabnya jangan pernah bertanya mengapa aku mencintai, mengapa aku begini dan mengapa aku begitu…
Akupun tak pernah tahu mengapa…
Namun jika harus mempertanyakan…
Akan seberapa lama aku seperti ini…
Mungkin akan selamanya…
Hmmm sekedar kata-kah?
Jika iya, mungkin saat itu…
Saat kata hanya tinggal kata…
Adalah saat di mana, ku sadari cintaku takkan pernah cukup bisa membahagiakannya…
Apakah itu semacam kerelaan? Iya !
Lalu masih percayakah pada kerelaan melepaskan seseorang untuk kebahagian orang yang di cintai? Mengaku bahagia yang
terpenting yang dicintai berbahagia?
Klise.. Iya klise, sebab kenyataannya cinta itu haruslah memiliki…
Terlalu memaksa? Aku rasa tidak !
Malah ini semacam sebentuk “raja'” pada sebuah kata bernama iman.. Bukankah berfikir sesuatu yang tak mungkin itu justru terlalu memaksa? Hai selama kita berTuhan… Tak ada yang tak
mungkin, selama harapan kita sama, selama asa kita sejalan dan selama doa kita selaras…
Titik temunya akan di satu muara juaa…
And finally, takdir itu tak di tunggu, ia harus diperjuangkan…
Nasib itu tak di pangku tangankan, ia harus digapai…
***
Itulah cintaa, meski tak pernah punya alasan mengapa merasa mencintai…
Ia punya sejuta dan tak terhingga alasan mengapa pada akhirnya cinta harus diperjuangkan…
And of course.. All of fighting.. Takkan pernah di ukur seseorang yang mencintai sebagai pengorbanan.. Hingga bila cinta terwujud,
cita mereka hanya satu keridhaan Tuhannya, dan bila cinta takkan pernah sampai merekapun tahu bagaimana cara untuk merelakan…
Iya, apapun jawaban dari cinta…
Tiada akan ada penyesalan atas segala titah doa pun peluh ikhtiar…
Toh cinta akan tetap bernama cinta…
***
^_^
Just it.. *padahal dah panjang gitu hihihi
Selamat malam, selamat beristirahaat, dan selamaat mencintai…. :)

With Longing more
-me- kekasihmu.. #eaaa
Menjelang midnight at wednesday night

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan

4 pemikiran pada “Jika Bertahan Punya Tak Terhingga Alasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s