Lalu, di Pagi Manakah Tiada Syukurku?

Tak banyak yang bisa kuceritakan pada jeda hidup sebelum hidup kembali,
selain kasihNya yang masih berikanku nafas,
maka di pagi manakah tiada syukurku?
Tak banyak yang bisa kuceritakan pada fajar,
selain embun dan kau yang menetes menyentuh hatiku.
Maka dipagi manakah yang tiada syukurku? :)
Tak banyak yang bisa kuceritakan pada sujudi hati di tiap takbirku,
selain kedamaian atas sejuta gelisah,
maka di pagi manakah yang tiada kusyukuri? :)
Tak banyak yang bisa kuceritakan,
mungkin sebab cerita memilih diam dalam simpuh doanya.
Biarlah DIA yang mengukur, sebesar apa syukur ini :)
 

With Greatful
-me-
Di subuh terhening, saat memasuki kota Daeng
Welcome back

Posted with WordPress for BlackBerry.

Iklan

Satu pemikiran pada “Lalu, di Pagi Manakah Tiada Syukurku?

  1. Ping balik: Syukur Terhening | CATATAN HATI | bijak.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s