Mencintai Saja, Aku Bisa…

Pada hujan yang menetes,
yang satu persatu jatuh tak terhitungkan…
Kutitipkan segenap rinduku,
segenap rasa yang tak lagi bisa terisyaratkan…
 
Inginku, cukup kau rasakan…
Maka aku akan mengerti…
Sebab seperti ini…
Mencintaimu, aku pun bisa…
 
Walau sesampai kapanpun…
Kau menikmati kediaman ini…
Segalanya tak akan merubahku…
 
Ku takkan pernah pergi…
Ku akan ada di sini, 
meski tak bisa rasaku memungkiri..
Ini telah melukaiku…
Tapi aku menikmatinya…
Sebab dengan cinta yang tanpamu…
Kuyakini aku pun bisa…
 
Pada pelangi yang tercipta oleh bias hujan..
yang terlukis di sisi-sisi langit..
Kutitipkan seluruh rasa cinta ini…
Seluruh rasa yang akan tetap bertahan..
Di sini, di HATI ku :)
 
 
 
-Me- 
di sudut hatiku 
Iklan

11 pemikiran pada “Mencintai Saja, Aku Bisa…

  1. Cinta tanpa pandangan, membosankan
    Cinta tanpa sentuhan, menyakitkan
    Cinta tanpa belaian, sia-sia
    Karna pandangan, sentuhan dan belaian adalah benteng
    Benteng dari cinta tuk ku arungi samudera hidup yg pahit
    Badai yg mengharu biru jiwaku
    Gelombang yg merusah pikiranku
    Tawar dengan sejuk pandanganmu
    Tenang denga indah sentuhanmu
    Bersahabat dgn tulus belaianmu

    Cinta tanpa kebersamaan
    Hanya menambah pahit dan beban perasaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s