Melepasmu…

Benarkah wanita yang terlalu mengemis tentang rasa, bukanlah wanita yang baik-baik..?! Bahkan nyaris bukanlah sebuah pilihan untuk mereka yang baik-baik..?!
Jika ‘iya’, Mungkin saatnyalah menghapus EGO di hati…
-Duhai Elang terbanglah, biarlah si Pipit tetap di sini, Sayapnya terlalu kecil untuk mengiringimu-
*Melepasmu, bukan karena menyerah..
Hanya tak ingin kau mendapatkan yang tak layak.. 
Saat ku tulis status ini, air mataku tak henti kucurkan beningnya, seperti ada ribuan jarum yang menusuk jantungku! sakit, Perih! tapi duhaai kekasih aku hanya merasa telah begitu merendahkan diriku dengan melakukan banyak hal bodoh dihidupku… yah mungkin kau hanya melihat sedikit dari tingkah bodohku.. hingga mungkin aku terkesan melebih-lebihkannya… ahh tapi apa pedulimu.. kau takkan pernah memedulikannya, bahkan jikapun kuputuskan menggores nadiku..! BODOH bukan?! dan lebih BODOH lagi jika aku membiarkanmu mencintaiku.. mencintai wanita yang memang tak layak di cintai…
akhh terlalu vulgar mungkin memngungkapkan semua ini! tapi lagi-lagi karena KEBODOHAN ku lah aku selalu bertindak yang tidak-tidak…
Tahukah.. kepergianmu dari hidupku, seperti sesuatu yang benar-benar memerihkan hatiku.. kau tak TAHU itu dan mungkin takkan pernah mengetahui..
Tapi sudahlah…
Semuanya tlah ku pelajari…
Memang adakalanya kita membunuh EGO kita untuk kebahagian orang yang kita cintai…
Semoga kau tak pernah mencintaiku seperti aku mencintaimu..
Semoga kau tak pernah merasakan perih seperti perih yang menohok hingga hati terdalam sekalipun..
Tapi satu hal yang pasti, kulepasmu bukan karena aku menyerah atau tak lagi mencintaimu… tapi sebaliknya yang kurasakan adalah semakin mencintaimu, dan cintaku ini mengajarkan aku bagaimana agar ku tak egois dengan segala keinginanku..
Yah aku tahu, pasti kau memiliki alasan mengapa diam dan hanya diam di saat bahkan aku seperti orang BODOH bagi semua orang..
Ketika aku seolah-olah menjadi pengemis yang bahkan tak bisa mendapat harga dari sekedar 100 rupe! aku aku harusnya bisa memahami itu.. bahwa kau punya prinsip dalam hidupmu.. dan seharusnya ku tak datang sebagai penggoyahmu… walau kusadar aku mungkin takkan pernah menjadi alasan untkmu melanggar prinsip2..
Ahh.. kukira cinta bisa menaklukkan segalanya..
Kukira dengan hadirku mengusikmu akan membuatmu datang bukan dalam bisumu saja tapi dalam nyatamu… sayangnya semua hanya mimpi belaka.. bahwaa semestinya aku menyadari kau adalah LAKI-LAKI..
Dan ironisnya.. diantara wanita-wanita yang hadir dalam hidupmu.. entah sahabatmu keluargamu atau siapalah… mungkin baru pertama kali ini kau tahu. bahwa ada wanita serapuh diriku..
[hikksss tak sanggup, nangissss dulu, ntar lanjut]
Iklan

8 pemikiran pada “Melepasmu…

  1. Hampir sama ceritamu dengancerita cintaku,,,menghadapi cinta yang diam
    hanya dapat membuat dugaan-dugaan aneh, yang membuat hati bertambah teriris tak tahu antara kebenaran atau kesalahan besar

  2. hampir sama ceritamu dengan aku,,,,menghadapi cinta yang diam
    hanya dapat menduga sesuatu yang tak tahu benar atau salaha.

    itulah laki-laki

  3. Dalam palung samudera yang paling dalam
    kukuburlan semua derita
    kutanamkan cerita duka
    biarlah alunan samudera bercerita betapa hatiku gundah
    biarlah tatapan matamu hanya melihatku tersenyum
    tak usah kau tambahkan deritamu dgn kesedihanku
    Cukuplah Allah yg tahu apa yg kurasakan
    Ingin kubawa dirimu berlari melupakan segala deritamu
    Yang kau sembunyikan dibalik senyumanmu
    Semoga kesabaran selalu ada dihatiku dan dihatimu.

    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s