Senjaku…

senjaSenjaku..
Mungkin terlalu pagi ku petik aksaramu..
Membuatnya harus layu di siang yang terik..
Hingga ketika di soremu ku datang..
Ku tahu, engkau menjadi bimbang
Pun ku tahu, engkau menjadi ragu..
Kau diam kala itu..
Hanya diam..
Membiarkan senja berlalu berganti malam..
Senjaku..
Kembali bersama malam..
Ku nanti subuh menjelang..
Dan takkan lagi ku petik aksaramu di pagi buta..
Ku kan datang tanpaa aksara..
Tanpa syair, tanpa puisi ataupun nada pada alunan musik..
Sebab tak ku ingin ia menjadi diammu, pun bisumu…
Seperti di senja kemarin..
Tak ingin ku biarkan ia berlalu tanpa ada kata pada sendunya asa antara ku dan mu…
Duhai senjaku..
Ku hanyalah bulan, bukan mentari yg menjadi sunset di kala senjamu..
Tapi Ku kan menjadi bulan..
Yang kan temani gelapmu..
Meski mungkin ku tak berarti di terangmu..
Yakinlah, aku ada… Ada untukmu..
my rum..
withLove -me-
Iklan

4 pemikiran pada “Senjaku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s